situs slot gacor
mahjong ways
slot bonus

Jaya Real Property Tebar Dividen Rp 288,75 Miliar, Catat Jadwalnya

Jaya Real Property Tebar Dividen

Jaya Real Property Tebar Dividen Rp 288,75 Miliar, Catat JadwalnyaPT Jaya Real Property Tbk (JRPT) akan membagikan dividen 2022 sebesar Rp 288,75 miliar.

Keputusan pembagian dividen itu telah ditetapkan pada RUPST Perseroan, 8 Juni 2023. – Sementara itu, hingga 31 Desember 2022, laba bersih yang didapat diatribusikan kepada entitas induk sebanyak Rp 860,91 miliar, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya Rp 7,63 triliun serta total ekuitas senilai Rp 8,63 triliun.

Jadwal:

  • Cum dividen di pasar reguler dan juga negosiasi: 16 Juni 2023
  • Ex dividen di pasar reguler dan juga negosiasi: 19 Juni 2023
  • Cum dividen di pasar tunai: 20 Juni 2023
  • Ex dividen di pasar tunai: 21 Juni 2023
  • Recording date: 20 Juni 2023
  • Pembayaran dividen: 7 Juli 2023

posisi Rp 525 per saham. Saham JPRT berada di level tertinggi Rp 530 dan juga terendah Rp 520 per saham. Total frekuensi perdagangan 155 kali dengan volume perdagangan 18.333 lot saham. Nilai transaksi Rp 957,9 juta.

Sebelumnya, PT Jaya Real Property Tbk (JRPT) berencana memperpanjang periode pembelian kembali (buyback) saham perseroan.

sesuai dengan Peraturan OJK, pembelian kembali saham akan dilakukan dalam jangka waktu paling lama tiga bulan setelah keterbukaan informasi yang disampaikan pada 17 Januari 2023.

“Selama jangka waktu tiga bulan tersebut perseroan akan berusaha untuk melakukan pembelian kembali saham perseroan dengan total anggaran Rp

Perpanjangan Buyback Saham

Mengingat keterbukaan informasi mengenai perpanjangan buyback disampaikan pada 17 Januari 2023, maka perpanjangan paling periode buyback paling lama berakhir pada 17 April 2023. Pembelian kembali saham tersebut akan dilakukan melalui bursa efek di luar maupun di luar bursa efek.

Baca Juga: Kementerian PUPR Tingkatkan Target Penyaluran Rumah Subsidi di 2018

Dalam hal transaksi dilakukan melalui bursa, maka transaksi beli dilakukan melalui satu anggota bursa efek sebagai perantara pedagang efek. Jaya Real Propertymengharapkan dapat terus menjaga pertumbuhan yang berkesinambungan di masa-masa mendatang yang menguntungkan bagi semua stakeholder perseroan.

Salah satunya dengan menjaga stabilitas laba per saham perseroan dengan cara melakukan pembelian kembali saham karena kondisi makro ekonomi dan juga fluktuasi harga saham di Bursa.

Jaya Real Property Serap Pembelian Kembali Saham Rp 49 Miliar

Mengutip keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin, 16 Januari 2023, Jaya Real Property berhasil merealisasikan buyback saham periode Oktober hingga Januari sebanyak 106,76 juta saham dengan harga rata-rata Rp 468 per saham.

Sebelumnya, PT Jaya Real Property Tbk (JRPT) akan memperpanjang pembelian kembali (buyback) saham dengan siapkan dana Rp 50 miliar.

Pada penutupan perdagangan Senin, 16 Januari 2023, saham JRPT stagnan di posisi Rp 484 per saham. Saham JRPT berada di level tertinggi Rp 484 dan juga terendah Rp 480 per saham. Total frekuensi perdagangan 80 kali dengan volume perdagangan 9.218 saham. Nilai transaksi Rp 445,3 juta.

Mengutip keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat, 14 Oktober 2022, ditulis Senin,

17 Oktober 2022, PT Jaya Real Property Tbk akan buyback saham 108.225.000 saham atau sebesar 0,823 persen dari jumlah modal ditempatkan dan juga disetor dalam perseroan. Buyback saham ini akan dilakukan dalam jangka waktu tiga bulan setelah tanggal penyampaikan keterbukaan informasi ini.

“Pembelian kembali saham tersebut akan dilakukan melalui bursa efek maupun di luar bursa efek. Dalam hal transaksi dilakukan melalui bursa maka transaksi beli dilakukan melalui satu anggota bursa efek sebagai perantara pedagang efek,” tulis perseroan.

Jaya Real Propertymengharapkan dapat terus menjaga pertumbuhan yang berkesinambungan pada masa mendatang yang menguntungkan bagi semua stakeholders perseroan,

salah satunya dengan menjaga stabilitas laba per saham perseroan dengan cara buyback saham karena kondisi makro ekonomi dan fluktuasi harga saham di BEI.