situs slot gacor
mahjong ways
slot bonus

Medical Suites D-HUB SEZ BSD City: Fasilitas Medis Global dengan 6 Lantai untuk Dorong Ekosistem Kesehatan Terintegrasi

Medical Suites D-HUB

Jakarta – Medical Suites D-HUB SEZ BSD City resmi dihadirkan sebagai fasilitas medis berstandar international yang dirancang untuk memperkuat ekosistem layanan kesehatan terintegrasi di Indonsia.

Baca Juga: PPN DTP 2026: Menkeu Bebaskan PPN Rumah dan Apartemen, Insentif Berlaku 1 Tahun Penuh

Proyek ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang Sinar Mas Land dalam mendukung

transformasi sektor kesehatan nasional melalui kolaborasi antara layanan medis, riset, pendidikan, dan teknologi.

Medical Suites berlokasi di BSD City, tepatnya di kawasan D-HUB Soecial Economic Khusus

Jabodetabek yang berfokus pada sektor kesehatan, pendidikan, teknologi, dan ekonomi kreatif.

Kehadirannya sejalan dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan modern yang terintegrasi dengan riset dan inovasi global.

Medical

Dirancang dengan konsep susteinless building, Medical Suites terdiri atas enam lantai dnegan total luas bangunan lebuh dari 14.800 meter persegi.

Gedung ini menawarkan unit sewa fleksibel mulai dari 200 m2 hingga 2.600 m. sehingga

daoat mengakomodasi beragam kebutuhan, mulai dari klinik spesialis, laboratorium riset, pusat inovasi medis, hingga institusi pendidikan kesehatan.

Keunggulan lain yang ditawarkan adalah penerapan standar Bio Safety Level 2 (BSI-2 di setiap unit,

sistem ventilasi alami optimal, cadangan daya listrik penuh genset backup serta kapasitas beban lantai tinggi, memuingkinkan pengguna peralatan medis berteknologi canggih.

Fasilitas tersebut mencakup pembebasan pajak penghasilan badan, PPN, PPnBM, serta bisa masuk,

kemudahan perizinan praktik tenaga medis asing, fleksibillitas impor alat dan juga obat kesehatan, hingga keunggulan klasifikasi rumah sakit dan juga klinik.

Skema ini dirancang untuk memperceaot masuknya investasi di sektor kesehatan sekaligus

meningkatkan daya saing indonesia sebagai tujuan pengembangan layanan medis berstandar internasional.

Ia menambahkan bahwa medical suites dijadwalkan beroperasi pada kuantal W-2026 dan juga

diharapkan menjadikan D-HUB SEZ sebagai destinasi utama bagi investor, penyedia layanan medis, serta institusi riset kesehatan dari dalam dan juga luar negeri.

Lokasi Strategis Medical Suites Terintegrasi dengan Ekosistem Inovasi dan  Juga Gaya Hidup

Berada di lingkungan ekosistem bisnis dan juga inobasi yang matang, berdejatan dengan startup, inkubator, dan juga akselerator teknologi.

Lokasinya juga terhubung dengan berbagai pusat komersil dan juga gaya hidup seperti The Brezze, AEDN Mall BSD City, QBig, ICE BSD CBD, Green Office Park, hingga Unilever Campus.

Dari sisi pendidikan dan juga kesehatan, kawasan ini dikelilingi instutis pendidikan international

serta fasilitas kesehatan modern, yang mendukung aktivitas  profesional lintas disiplin.

Dari Aspek konektivitas terintegrasi dengan jaringan tol utama seperti Tol Jakarta-Serpong,

JDDR 1 dan juga JDRR 2, Tol Serpong-Balaraja, Tol Jagorawi, hingga Tol Jakarta-Cikampek.

Transportasi publk juga tersedia melalui BSD Link, freeder bus BSD City, serta KRL Commuter Line via Stasiun Cisauk (Internoda BSD City).

Ke depan, akses akan semakin optimal dengan rencana Stasiun Jatake dan juga studi pengembangan jalur MRT Lebak Bulus Serpong.

PPN DTP 2026: Menkeu Bebaskan PPN Rumah dan Apartemen, Insentif Berlaku 1 Tahun Penuh

Menkeu Bebaskan PPN Rumah

Jakarta – Stimulasi Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP 2026) resmi diperpanjang pemerintah. Melalui kebijakan ini, pembelian rumah tapak dan juga apartemen sepenjang 2026 kembali mendapatkan fasilitas PPN DTP 100 persen, sebagaimana diatur dalam peratutan.

Baca Juga: Harga Rumah Sekunder Turun 0,3% Kawasan Industri Bekasi–Subang Justru Makin Dilirik Investor

Kebijakan tersebut ditegaskan oleh Kementrian Keuangan dan juga berlaku mulai 1 Januari hingga

31 Desember 2026, memberikan kepastian hukum bagi konsumen, pengembang, dan juga pelaku industri properti.

PPN DTP 2026 Diatur dalam PMK Nomor 90 Tahun 2025

Dalam PMK Nomor 90 Tahun 2025, pemerintah secara resmi memperpanjang insentif PPN DTP sebagai bagian dari paket Stimulus Fisikal lanjutan untuk sektor perumahan.

Melalui beleid tersebut, pemerintah menegaskan bahwa PPN atas penyerahan rumah tapak

dan juga astuan rumah susun ditanggung penuh oleh pemerintah, dengan kriteria tertentu.

“Untuk menjaga pertumbuhan ekonomi dan juga daya beli masyarakat di sektor perumahan, pemerintah melanjutkan insentif Pajak Pertambahan Nilai yang ditanggung pemerintah atas penyerahan rumah tapak

Regulasi ini sekaligus melanjutkan kebijakan serupa yang telah diterapkan pemerintah atas penyerahan yang telah diterapkan pemerintah pafa 2023, 2024, dan juga 2025.

Ketentuan dan juga Skema Insentif PPN DTP Rumah dan juga Apartemen 2026

Skema ini dirancang untuk menjaga keterjangkauan hunian, khusunya bagi segmen menengah yang masih menjadi penggerak utama pasar properti nasional.

PMK ini juga menegaskan periode pemberlakuan insentif secara tegas untuk menghindari multitafsir di pasar.

“PPN terutang yang ditanggung pemerintah berlaku atas penyerahan rumah tapak dan juga satuan rumah susun yang tejadi sejak 1 jauuari 2026 sampai dengan 31 Desember 2026.

Artinya, transaksi di luar periode tersebut tidak dapat memanfaatkan fasilitas PPN DTP.

Pemerintah membatasi insntif PPN DTP hanya untuk properti baru yang diserahkan dalam kondisi siap huni.

Kepastian Adminitrasi bagi Pengembang

Dari sis teknis, PMK Nomor 90 tahun 2025 juga mengatur kewajiban administrasi bagi pengembang, termasuk penerbitan faktur pajak.

“Faktur pajak atas penyerahan rumah tapak atau satuan rumha susun wajib mencantumkan keterangan PPN Ditanggung Pemerintah berdasarkan PMK Nomor 90 Tahun 2025.

Ketentuan ini penting untuk memastikan transparansi, akuntabilitas, serta pengawasan pelaksanaan insentif.

Stimulus Properti untuk Menjaga Pertumbuhan Ekonomi

Melalui perpanjangan PPN DTP 2026, pemerintah menegaskan bahwa sektor perumahan tetap menjadi sektor strategis dalam menopang perekonomian nasional.

Selain menjaga daya beli, sektor ini juga memiliki keterkaitan daya beli, sektor ini juga memiliki

keterkaitan luas dengan industri bahan bangunan, konstruksi, jasa jeungan, dan juga ketenagakerjaan.

Keberlanjutan insentif ini diharapkan mampu menjaga momentum transaksi properti di tengah dinamika ekonomi global.

Erick Thohir Ingin Danareksa Konsolidasikan Aset BUMN Jadi Payung Property Fund

Aset BUMN Jadi Payung Property

Erick Thohir Ingin Danareksa Konsolidasikan Aset BUMN Jadi Payung Property FundMenara Danareksa yang terletak di samping Kementerian BUMN, dan berdekatan dengan kawasan Monas ini baru saja diresmikan, Jumat (26/5/2023).

Pembangunan Menara Danareksa dilakukan dengan skema pengembangan melalui Skema Kerjasama Usaha (KSU) dan perusahaan patungan antara PT PP dan PT Danareksa (Persero).

“Saya bicara sama Danareksa untuk mendorong konsolidasi aset-aset BUMN yang ada di sekitar

Monas ini menjadi sebuah payung properti fund, dimana kita akan Kawasan ini supaya aset BUMN value nya ditingkatkan salah satunya ini (Menara Danareksa,” ujar Erick.

Adapun, Erick Thohir selalu mewanti-wanti sejak awal ke PT PP dalam pembangunan

Baca Juga: Jaya Real Property Tebar Dividen Rp 288,75 Miliar, Catat Jadwalnya

Menara Danareksa ini agar terlihat menarik, sehingga ketika Ibu Kota Negara sudah jadi, maka aset-aset BUMN yang ada di Jakarta harus tetap ditingkatkan.

“Nah, gedung ini sendiri ya saya sejak awal selalu wanti-wanti harus visible. Karena memang kita punya cita-cita besar bahwa ketika IKN itu akan berdiri, tentu aset aset

BUMN juga harus tetap kita tingkatkan value nya seperti Kompleks ini,” ujar Erick.

Pindah ke IKN

Disisi lain, jika kantor Kementerian BUMN dipindahkan ke IKN, maka kemungkinan kantor Erick Thohir akan dirubuhkan dan dibangun kompleks baru seperti Menara Danareksa.

“Bukan nggak mungkin juga nanti gedung BUMN. Kalau pindah ya gedung ini dirubuhkan dijadikan juga kompleks baru gitu,” ujar Erick.

“Nah, inilah yang saya harapkan, jadi setiap Project itu harus visible secara bisnis tetapi yang kedua,

konsolidasi kita terus tingkatkan contoh yang sedang dikerjakan oleh PP dan danareksa ini.” tambah Erick.

Erick pun berharap kedepan, dengan adanya pembangunan Menara Danareksa ini bisa mendorong pembangunan kompleks yang serupa,

Erick Thohir Resmikan Menara Danareksa

Menteri BUMN Erick Thohir meresmikan gedung Menara Danareksa, yang terletak di samping
Kementerian BUMN, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (26/5/2023). (dok: Tira)

Menteri BUMN Erick Thohir meresmikan gedung Menara Danareksa, yang terletak di samping

Kementerian BUMN, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (26/5/2023).

Pembangunan Menara Danareksa sendiri dilakukan oleh Perusahaan BUMN konstruksi dan investasi yakni PT PP (Persero) Tbk.

Erick Thohir menyebut PT PP sebagai salah satu BUMN karya yang sangat sehat dan punya kunci

kekuatan, yaitu keahlian (expertise) dalam pembangunan gedung-gedung sejenis seperti Menara Danareksa.

“Itulah kenapa kita sejak awal, mengingatkan BUMN karya itu harus punya expertise. Jadi, kalau saya

contohkan beberapa kali menugaskan PP untuk sebuah pembangunan yang hasilnya seperti ini. Alhamdulillah bagus,” kata Erick dalam peresmian Menara Danareksa.

Oleh karena itu, ke depan Erick berharap PT PP bisa mulai mengkonsolidasi

BUMN karya lainnya yang memang punya keahlian yang serupa.

“Tadi pak Dirut dan para direksi, punya komitmen yang luar biasa yang selalu saya ingatkan

bahwa penugasan itu pun harus melalui bisnis proses, contoh gedung ini,” ujarnya.

Harus Menarik

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir memberikan keterangan kepada wartawan saat konferensi pers perihal
pembentukan Satgas PSSI yang berlangsung di GBK Arena, Senayan, Jakarta, Jumat (28/04/2023). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Lebih lanjut, kata Erick, dirinya selalu mewanti-wanti sejak awal ke PT PP dalam pembangunan

Menara Danareksa ini agar terlihat menarik, sehingga ketika Ibu Kota Negara sudah jadi, aset-aset BUMN yang ada di Jakarta harus tetap ditingkatkan.

“Nah, gedung ini sendiri ya saya sejak awal selalu wanti-wanti harus visible. Karena memang kita punya cita-cita besar bahwa ketika IKN itu akan berdiri, tentu aset aset

BUMN juga harus tetap kita tingkatkan value nya seperti Kompleks ini,” ujar Erick.

Sebagai informasi, Menara Danareksa terdiri dari tempat parkir 9 lantai, semi basement, 21 lantai, dan ballroom 2 lantai.

Kementerian PUPR Tingkatkan Target Penyaluran Rumah Subsidi di 2018

Kementerian PUPR Tingkatkan Target

Kementerian PUPR Tingkatkan Target Penyaluran Rumah Subsidi di 2018“Pada 2017, ada demand sekitar 212 ribu unit. Sementara target kita tahun lalu adalah 265 ribu unit, masih kurang sedikit,” uja dia

Terkait penyebab belum tergapainya target tersebut, dia menjelaskan, ini karena banyak bank dan pengembang yang mengambil kredit konstruksi dari Bank Tabungan Negara. “Sementara yang BPN dan BPD belum menyalurkan kredit konstruksi,” tukas dia.

Kementerian PUPR sendiri menyerahkan tanggung jawab bantuan pembiayaan rumah subsidi tersebut kepada tiga lembaga di bawahnya, yaitu Badan Layanan

Umum Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (BLU-PPDPP), Satuan Kerja Ditjen Pembiayaan Perumahan, dan Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera).

Baca Juga; Ingin Lunasi KPR Lebih Cepat? Wajib Perhitungkan Hal Ini

Selanjutnya, Lana turut mengungkapkan masalah lain yang pihaknya hadapi saat tutup tahun kemarin,

yaitu subsidi selisih bunga (SSB) yang menemui batas akhir pemasukan akad kreditnya pada 10 Desember 2017.

“Ada waiting list rumah siap akad yang belum diproses, karena kita juga butuh waktu untuk memproses uang muka,” terangnya.

“Untuk 2018 ini, target kita menjadi 267 ribu (unit), ditingkatkan sedikit. Kita juga akan anggarkan total Rp 6,09 triliun untuk bantuan pembiayaan perumahan,” pungkas dia.

Menteri PUPR Kebut Aturan Pengawasan Kualitas Rumah Subsidi

Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono menyatakan,

pertumbuhan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi cukup tinggi hingga 20 persen. Realisasi ini harus diiringi dengan kualitas rumah subsidi yang dijual, termasuk fasilitas yang disediakan.

“Saya rasa ini membanggakan. Namun di sisi lain, Kementerian PUPR bertanggung jawab untuk melindungi konsumen. Pertumbuhan KPR juga harus dibarengi dengan

pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat, mulai dari sanitasi, air bersih, dan kualitas rumahnya,” tuturnya di Jakarta, seperti ditulis pada Senin 5 Februari 2018.

Terlebih lagi untuk program KPR bersubsidi. Pengawasan harus ketat karena menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). “Apalagi bila menyangkut KPR subsidi. Saya bertanggung jawab untuk mengawasi karena ada uang negara di dalamnya,” tambah Basuki.

Dia melanjutkan, untuk meningkatkan pengawasan rumah subsidi, Kementerian PUPR sudah menyiapkan rancangan Peraturan Menteri PUPR yang diharapkan rampung dalam waktu dekat, serta bisa diimplementasikan pada tahun ini.

“Spesifikasi teknis rumah layak huni sudah ada, namun implementasi dalam pembangunan rumahnya yang memerlukan peningkatan pengawasan,” jelasnya.

Pada 2017, nilai transaksi Indonesia Property Expo (IPEX) yang diselenggarakan oleh

Bank BTN mencapai Rp 7 triliun dari target Rp 4 triliun. Pada pameran tahun ini, nilai transaksi ditargetkan mencapai angka yang sama dengan tahun sebelumnya.

Di samping kualitas rumah subsidi, Menteri Basuki juga mendorong perbankan untuk memberikan akses

KPR Mikro bagi pekerja informal. Oleh karenanya, dia mengapresiasi Bank BTN yang memiliki program KPR Mikro untuk pekerja informal, serta telah menyalurkannya kepada penjual bakso dan tukang cukur.

“Saya rasa para pekerja informal juga memiliki kemampuan mengangsur. Saya berbicara dengan Ketua Perkumpulan Tukang Cukur asal Garut yang menjadi langganan saya di Pasar Santa. Mereka setiap bulannya mampu menyisihkan uang kira-kira sebesar Rp 500 ribu,” tutup Basuki.

Ingin Lunasi KPR Lebih Cepat? Wajib Perhitungkan Hal Ini

Ingin Lunasi KPR Lebih Cepat

Ingin Lunasi KPR Lebih Cepat? Wajib Perhitungkan Hal IniDengan mempercepat pelunasan sebagian utang, menurut Pandji Harsanto, Financial Planner dari Finansia Consulting, pokok utang akan berkurang. Otomatis, cicilan utang tiap bulan pun semakin ringan.

Risza Bambang, Chairman One Shildt Financial Planning sepakat, dana segar tambahan, baik dari bonus maupun tunjangan hari raya (THR), sebaiknya memang diprioritaskan untuk mempercepat sebagian utang KPR. Dengan langkah itu, “Anda bisa terhindar dari rugi beban bunga yang besar,”ujar dia.

Pada akhirnya, pertimbangan setiap orang mengenai waktu pelunasan KPR memang berbeda-beda kendati ada uang berlebih. Yang jelas, ada beberapa keuntungan dari pelunasan KPR lebih awal, antara lain:

– Mengurangi beban psikologis

– Sertifikat rumah bisa segera menjadi milik Anda

– Debitur bisa mengajukan utang lain jika KPR telah lunas. Utang baru ini bisa dimanfaatkan untuk investasi atau renovasi rumah

– Dan lain-lain

Namun begitu, keputusan untuk melunasi KPR lebih cepat harus mempertimbangkan keuntungan dan kerugiannya. Jangan semata mengejar lunas, hitung dulu secara cermat. Bisa-bisa justru lebih banyak ruginya.

4 Faktor Penting Melunasi KPR

1. Sistem bunga

Pihak bank biasanya memberlakukan dua metode bunga dalam KPR, yaitu metode bunga tetap (flat rate) dan metode bunga anuitas (annuity rate).

Prinsip bunga anuitas adalah, di masa awal cicilan porsi angsuran bunga lebih besar dibandingkan dengan porsi angsuran pokok utang. Semakin lama, angsuran bunga ini semakin kecil, sementara angsuran pokok utang menjadi lebih besar. Jadi, modelnya piramida terbalik.

Bunga anuitas berubah-ubah (floating), tergantung dari perubahan suku bunga Bank Indonesia (BI) dan penyesuaian yang dilakukan oleh pihak bank.

Bunga anuitas membuat Anda membayar bunga setiap bulan yang jumlahnya selalu hampir sama dengan cicilan utang pokok. Karena itu, jangan heran jika Anda merasa sudah membayar jumlah yang cukup besar setiap bulan, namun utang pokok belum berkurang banyak. Jumlah utang pokok yang harus dilunasi pun masih cukup besar.

Ada bank yang memberlakukan bunga anuitas ini sejak awal. Namun ada juga bank yang menerapkan bunga tetap terlebih dahulu selama 2-5 tahun pertama dan seterusnya berlaku bunga anuitas.

Katakanlah Anda sedang melunasi KPR dengan tenor 20 tahun. Perhatikan bunga yang dibebankan selama 10 tahun awal. Jika jumlahnya lebih besar dan semakin mengecil saat

Donatur

masuk 10 tahun ke atas, maka pelunasan KPR di atas 10 tahun adalah sebuah kerugian. Mengapa? Karena bunga yang ingin Anda hindari justru hanya sedikit karena telah Anda bayarkan di 10 tahun pertama. Jadi, pada model ini, pelunasan KPR pada 10 pertama justru lebih menguntungkan.

Sebenarnya ada bunga lain yang lebih fair bagi debitur, yaitu bunga efektif. Prinsip bunga efektif adalah, jumlah bunga menurun sejalan dengan berkurangnya utang pokok

. Jadi, semakin lama nilai bunga akan semakin kecil sebab pinjaman Anda akan semakin berkurang. Suku bunga efektif bahkan terbukti lebih rendah dibandingkan sistem bunga flat, apalagi jika diaplikasikan pada kredit jangka panjang yang tidak perlu pelunasan segera. Ini terjadi karena bunga dihitung dari sisa pokok utang, sementara bunga flat dihitung dari pinjaman awal.

Sebaiknya, perhatikan secara teliti skema bunga yang ditetapkan oleh bank. Terutama jika bank itu terkesan begitu mudah menyetujui pengajuan KPR Anda.

Pengajuan KPR ke Bank Syariah yang menggunakan rate tetap mungkin bisa menjadi pilihan. Pastikan penerapan skema bunga ini secara cermat pada surat perjanjian kredit (SPK).

2. Penalti

Pembayaran penalti atau denda yang dikenakan kepada debitur saat ingin melunasi KPR, sebenarnya merupakan perhitungan bank untuk mendapatkan keuntungan minimal. Besaran denda ini bervariasi dan tercantum di SPK. Bank bisa membebankan 1 persen dari utang pokok atau bahkan lebih besar. Pastikan Anda memiliki dana tambahan untuk membayarnya.

Ada juga bank yang menawarkan bebas penalti jika Anda mampu melunasi KPR pada 1-2 tahun pertama. Sebagai contoh, Bank BCA yang tidak saja menawarkan bunga tetap pada 2 tahun pertama, tetapi juga bebas penalti.

3. Inflasi

Inflasi memberikan pengaruh bagi nilai uang. Nominal uang bisa bersifat tetap, namun nilai riilnya semakin menurun dari tahun ke tahun. Nilai Rp 3 juta tahun ini akan berbeda dengan nilai Rp 3 juta pada 10 tahun yang akan datang. Apalagi jika bunga yang diberlakukan adalah bunga tetap atau bunga efektif.

Inflasi akan membuat nilai uang Anda menurun. Ditambah lagi, bila di masa mendatang penghasilan Anda naik, beban Rp 3 juta dapat terasa lebih ringan.

4. Kondisi Arus Kas Keluarga

Pelunasan KPR lebih cepat kemungkinan membutuhkan dana cukup besar. Apakah Anda yakin tidak memiliki kebutuhan mendesak lain seperti biaya pemeliharaan kesehatan

dan pendidikan, atau mungkin investasi lain? Pertimbangkan, arus kas keluar akan besar sedangkan pendapatan Anda dalam beberapa tahun ke depan bisa saja bersifat tetap.

Maka itu, ketika Anda memilih opsi melunasi KPR lebih awal, pastikan kondisi arus kas Anda tidak terganggu. Manfaatkan dana di luar anggaran kebutuhan rutin keluarga bila memang hendak melunasi utang KPR.

Jika Anda yakin mampu mengamankan kondisi keuangan keluarga dengan asuransi, misalnya, atau penghasilan yang cukup besar, memang tak ada salahnya melunasi KPR sejak awal.

Selain itu, selama porsi beban cicilan utang Anda tidak melebihi 30 persen dari besar pendapatan rutin,

Sebenarnya kesehatan keuangan Anda tidak bermasalah. Dengan demikian, boleh jadi keputusan untuk melunasi utang lebih cepat sebenarnya kurang tepat.

Itulah hal-hal yang harus Anda pertimbangkan sebelum melunasi KPR lebih awal yang bisa jadi sangat menguntungkan debitur atau justru sebaliknya. Sebagai tips, perhatikan persyaratan KPR sebelum Anda mengajukan dan pertimbangkan dari sisi jika Anda ingin pelunasan lebih awal.